top of page
  • Gambar penulisAstana Karya Bandawasa

Persiapkan Rumahmu Menghadapi Musim Hujan, Tips Rumah Anti Bocor.

Klaten : Tips Rumah Anti Bocor Menjelang musim hujan, ada beberapa hal yang perlu Anda antisipasi, salah satunya adalah mengantisipasi kondisi hunian. Setelah ditempa suhu panas dan kering, beberapa komponen bangunan dapat mengalami penurunan kualitas, bahkan kerusakan.   


Tips Rumah Anti Bocor

Umumnya, banyak orang hanya memusatkan perhatian mereka pada pemeriksaan atap rumah dan plafon saja saat memasuki musim hujan. Namun, perlu diingat bahwa ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan dalam persiapan hunian Anda untuk menghadapi musim hujan. 


Apa saja yang perlu dipersiapkan pada hunian Anda jelang musim hujan? Gravel membagikan lima tips penting berikut.


1. Periksa talang air, pipa pembuangan, dan saluran got

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa kondisi sistem pembuangan air. Pastikan tidak ada sumbatan pada talang air, pipa pembuangan, dan saluran got. Bersihkan daun kering atau sampah yang kadang tersangkut di saluran.Air yang tidak bisa mengalir dengan baik dapat menyebabkan genangan air di sekitar rumah. Cek fisik pipa apakah ada keretakan, pecah atau kerusakan lain yang berpotensi kebocoran. Ganti pipa jika diperlukan.


2. Periksa dan perbaiki atap rumah

Atap rumah harus dalam kondisi baik. Musim kemarau dapat menyebabkan kerusakan pada atap atau membuatnya bergeser. Periksa juga karpet genteng dan plafon untuk melihat apakah ada tanda-tanda kebocoran yang mengindikasikan atap yang rusak.


3. Pangkas tanaman besar

Jika sekitar hunian ada pohon berukuran sedang dan besar, ini juga dapat berisiko tumbang saat angin kencang saat hujan dan menimpa atas. Memangkas ranting dan daun yang berlebihan dapat mengurangi risiko tumbangnya pohon.


4. Periksa dan perbaiki sistem ventilasi udara

Ventilasi yang buruk dalam rumah dapat meningkatkan tingkat kelembaban, yang dapat merusak material rumah dan perabotan. Pastikan ventilasi udara dalam kondisi baik. Cek kelembaban ruangan dengan memerhatikan noda air, kayu lembab, atau pertumbuhan jamur. Bersihkan debu dan kotoran pada lubang angin atau kasa jendela.


5. Periksa kelistrikan

Pastikan semua kabel dalam kondisi baik dan aman. Hindari kabel yang mengelupas atau rapuh. Selain itu, pastikan tidak ada kabel di lantai pada area yang berpotensi basah. Jika Anda tinggal di daerah yang rawan banjir, pertimbangkan untuk memindahkan stop kontak ke lokasi yang lebih tinggi. Selalu sedia alat penerangan darurat seperti senter, lilin, dan lampu emergency.



source :

10 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page