top of page
  • Gambar penulisAstana Karya Bandawasa

Yuk Kenali Siklus Investasi Properti

TIDAK bisa dimungkiri, selain berfungsi sebagai tempat tinggal, properti (terutama hunian) juga seringkali digunakan sebagai instrumen investasi. Hal ini didasarkan pada sifat harga properti, yang akan terus menunjukkan tren meningkat dalam jangka waktu panjang. Namun, bukan berarti tidak ada momen properti mengalami perlambatan atau koreksi. Hanya, berbeda dengan instrumen investasi lain yang bisa lebih fluktuatif, properti cenderung memiliki pola besar yang berulang.



Ini Efeknya Buat Sektor Properti Dengan mengetahui pola besar tersebut bisa membantu kita untuk lebih tepat lagi mengambil posisi jual dan beli ketika sedang berinvestasi properti. Pola besar properti Sama seperti instrumen investasi lain yang dikendalikan pasar, harga properti juga ditentukan oleh pasokan dan permintaan yang cenderung memiliki pola besar serupa. Pola besar pada umumnya bisa terlihat pada gambar di bawah. Lihat Foto Pola besar investasi properti(Dokumentasi Rumah123) Titik A menunjukkan posisi ketika pasar properti mulai melambat, biasanya didominasi oleh kenaikan harga yang luar biasa tinggi. Hal ini membuat para calon pembeli menarik diri sehingga jumlah permintaan menurun. Dalam banyak situasi pasar yang melambat bisa berbalik memasuki fase koreksi seperti ditunjukkan pada titik B di mana harga lebih rendah dibandingkan pada titik A, padahal waktu terus berjalan. Koreksi ini seringkali disebabkan oleh para penjual yang butuh uang, dan terdesak kebutuhan untuk menjual propertinya namun di sisi lain permintaan tidak banyak karena harga sudah terlampau tinggi. Koreksi harga (penurunan harga) biasanya mengundang calon pembeli untuk kembali masuk. Hal ini terjadi dalam beberapa waktu, dan akan terus menarik lebih banyak lagi pembeli.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Siklus Investasi Properti", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/properti/read/2019/02/06/152549821/mengenal-siklus-investasi-properti.


Editor : Hilda B Alexander


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6

Download aplikasi: https://kmp.im/app6

12 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comentarios


bottom of page